Login Member
Al-Quran Online

Jadwal Sholat
Chating
Latest Message: 5 months, 1 week ago
  • serizawa : sepi ea bujanx
  • serizawa : samlekom maamng
  • serizawa : samlekom mamang
  • afkaraljabba : Asslmlkm, boleh dong ditmbah satu hlman untuk Bank Soal, supaya bisa dijadikan bahan untuk latihan/PR dirumah Smile
  • its_psg : ada yg ol gk? Rolling Eyes
  • Galvin : Very Happy Very Happy
  • agus sangojo : Laughing
  • agus sangojo : Apa kabar sahabat
  • chalita : Alhamudlillah dah daftar member we rj. salm kenal teman - teman Smile
  • agus sangojo : apa kabar
  • adminsditrj : lama ga ol
  • agus sangojo : ayo online Smile
  • Alif6B : AdaOrang??? Very Happy
  • Afif Venture : sepi euy Rolling Eyes
  • elvirasusant : Maaf mo curhat..itu d kls 2g yg baru lbh byk cow drpd cewek...
  • elvirasusant : Crying or Very Sad
  • elvirasusant : Crying or Very Sad
  • widad_faqih : hai Very Happy
  • Datan.RJ.007 : dioo Wink
  • Datan.RJ.007 : hellowww

Guests are shown between [].

Only registered users are allowed to post

Rekomendasikan
Silahkan merekomendasikan website ini kepada teman anda dengan cara mengirimkan informasi melalui form ini.

Antara Akikah dan Kurban (1)Salah satu permasalahan yang sering mengemuka di tengah masyarakat ialah perihal akikah dan kurban. Dari kedua anjuran itu, manakah yang harus didahulukan?

Terutama bila yang bersangkutan, misalnya, belum pernah melaksanakan akikah sama sekali. Apakah ia harus menunaikan akikah terlebih dulu, lalu berkurban?

Guru Besar Fikih Perbandingan Universitas Kuwait, Prof Sa'ad Mus'id Al-Hilali, menjelaskan masalah ini dalam laman Onislam.net.

Ia memaparkan hukum dasar dari kedua anjuran itu. Ibadah kurban, menurut mayoritas ulama mazhab, ialah sunah. Sedangkan Abu Hanifah berpendapat, kurban hukumnya wajib.

Pendapat mayoritas mazhab yang terdiri atas Maliki, Hanbali, dan Syafi’i, berdasar pada hadis Ummu Salamah riwayat Muslim. Hadis riwayat Al-Baihaqi dari Ibnu Abbas juga menegaskan hukum yang sama, yaitu berkurban bukan ibadah wajib, melainkan sunah.

Abu Hanifah merujuk hadis riwayat Abu Hurairah yang dinukil oleh Ahmad. Hadis itu menyebut, barang siapa yang leluasa rezekinya dan ia tidak berkurban maka ia Rasululllah SAW melarangnya mendekat masjid.

Mayoritas ulama juga berpendapat yang sama soal hukum akikah. Menurut mereka, akikah hukumnya sunah. Sedangkan Abu Dawud Adz-Dzahiri, menyatakan hukum akikah wajib. Sebagian besar ulama melandasi pendapat mereka pada hadis riwayat Malik.

Hadis Ibnu Abbas dari Abu Dawud, Ibn Khuzaimah dan Ibn al-Jarud, juga dijadikan sebagai dalil. Abu Dawud Adz-Dzahiri memakai hadis Aisyah riwayat Turmudzi sebagai landasannya.

Prof Sa'ad yang juga pengajar di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, mengatakan dalam kasus di atas, maka yang bersangkutan berhak memilih manakah yang hendak ia dahulukan. Ini lantaran kedua ibadah adalah sunah.

Bila ia lebih memilih kurban, pilihannya tersebut diperbolehkan. Berarti, ini berarti sesuai dengan kaidah al khuruj min al khilaf mustahab, keluar dari perbedaan sangat dianjurkan.

 

sumber: Repulika OnLine

 


 

Banyak pendapat dari ahli psikologi anak maupun yang lain tentang bagaimana cara mendidik anak yang baik, namun tentunya kita sebagai umat Islam lebih harus bisa mencontoh dari panutan kita Rasulallah SAW.

Bagaimana caranya?
1. Bawakan Perintah Agama & Larangan2nya dengan jelas.
2. Ajak anak berdoa bersama.
3. Berikan contoh (teladan) tindakan yang baik pada anak lebih banyak kelakuan sehari2 dulu daripada lewat kata-kata.
4. Beri anak pujian jika ia berbuat baik. Anak butuh dorongan 2x lipat dibanding teguran.
5. Gunakan hati dan tangan kita untuk berdoa bagi anak2 kita....

Nabi Muhammad saw. bersabda, anak-anak adalah raja pada usia 7 tahun (7 tahun pertama), hamba pada 7 tahun kedua dan menteri pada 7 tahun berikutnya.
Kamu harus merasa senang kalau pada usia 11 tahun akhlaknya baik. Jika tidak pukullah perutnya, karena kamu harus telah meluruskan akhlaknya pada usia 11 tahun. (Al-Hadist)

 

 

Berbagai penelitian ihwal kemampuan membaca siswa selalu menempatkan Indonesia sebagai langganan urutan terbawah dari negara-negara sampel penelitian. Penelitian di tingkat SMP itu mengisyaratkan bahwa hal demikian merupakan akibat dari kondisi sekolah di bawahnya yaitu SD.

“Kalau mau memperbaiki sebaiknya dari akar masalahnya, yaitu pendidikan dasar,” kata Drs. Khalid A. Harras, M.Pd., dosen Universitas Pendidikan Indonesia yang juga instruktur Lokakarya Membaca, Menulis, dan Apresiasi Sastra (MMAS) di Bogor, Jawa Barat, Jumat sore 21 September 2012.
Selama ini, lanjutnya, membaca dipahami sebagai kegiatan yang melisankan tulisan. Kalau anak bisa membaca dan melafalkan tulisan, dianggap selesai. Padahal yang tak kalah penting adalah mereka memahami apa yang dibaca. “Kemudian bisa membaca dengan waktu yang cepat karena banyaknya informasi yang mereka baca,” jelasnya.

 

Bogor (Dikdas): Lelaki berpakaian hitam-hitam itu berdiri dengan mata melotot. Kakinya yang terbungkus sepatu kulit hitam mengetuk-ngetuk lantai panggung. Mengganggu kesunyian yang tercipta. Suaranya melengking, kadang terdengar kasar dan berat. Rambutnya yang hitam-panjang terurai begitu saja, menambah angker parasnya.

Namun tak satupun peserta Lokakarya Membaca, Menulis, dan Apresiasi Sastra (MMAS) takut melihatnya. Sebaliknya, mereka tertegun bercampur kagum. Sebagian dari mereka beranjak dari kursi, mengeluarkan telepon genggamnya, mengarahkannya ke lelaki berpakaian hitam-hitam itu, lalu  merekamnya dengan kamera.

 

Rankuman materi IPA UNSD ini dapat di download di sini

 
Pencarian
Waktu Saat Ini
Komentar
Statistik Pengunjung
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday347
mod_vvisit_counterYesterday262
mod_vvisit_counterThis Week347
mod_vvisit_counterLast Week1786
mod_vvisit_counterThis Month3969
mod_vvisit_counterLast Month7798
mod_vvisit_counterAll days1255248

We have: 11 guests online
Your IP: 35.172.201.102
 , 
Today: Des 16, 2018